Website Sebagai Media Untuk Jualan

Website Sebagai Media Untuk Jualan

Website Sebagai Media Untuk Jualan, dalam era digitalisasi dapat dijadikan andalan sebagi sebuah bentuk investasi digital. Website yang bagus adalah yang semakin hari, semakin banyak pengunjungnya atau diistilahkan tingkat traffic-nya semakin tinggi. Website yang aktif dan selalu diupdate, dan mempunyai traffic yang tinggi, dapat menjadi lirikan sebagi tempat beriklan. Berikut contoh halaman depan Media yang dipenuhi oleh Iklan, karena memang Website Media adalah tempat yang paling menarik untuk memasang Iklan. Dan Media Iklan yang dulunya media Iklan Luar Ruang dan Media Elektronik seperti Televisi, yang memegang peran penting, telah digeser oleh Media Online yang sudah menjamur dan berbiaya jauh lebih rendah.

Website Sebagai Media Untuk Jualan
Website Sebagai Media Untuk Jualan
Website Sebagai Media Untuk Jualan
Website Sebagai Media Untuk Jualan

 

 

 

 

 

Web ditemukan pertama kali oleh Sir Timothy John “Tim Berners-Lee, dan situs web yang  tersambung dengan jaringan pertama kali adalah pada tahun 1991.  Awalnya ia merancang situs Web untuk keperluan memudahkan tukar menukar dan memperbaharui informasi sesame peneliti di tempat  ia bekerja. Dan pada 30 April 1993, untuk pertama kalinya CERN ( tempat dimana ia bekerja ) memngumumkan Web dapat diakses secara gratis oleh Publik, sebagai world wide web atau disingkat www.

Halaman Web, ada yang dapat diakses oleh Publik dengan secara bebas, dan juga ada pemilik Web yang mewajibkan pengunjungnya untuk mendaftar dulu, untuk kepentingan privacy, bisnis dll.

Website Sebagai Media Untuk Jualan
Website Personal dengan Pengunjung Harus Daftar Terlebih Dahulu

Web dapat merupaka kerja individual atau kerja per orang, yang dapat menunjukkan kepemilikan dari suatu organisasi baik organisasi laba maupun nirlaba, bahkan Instansi pemerintahan . Dalam web biasanya dibahas satu atau beberapa topik khusus, dan bisa juga topik-topik kepentingan tertentu.

Baca juga : Pengertian mudah Website bagi Awam

Website sebagai Media, dalam media konvensional untuk memudahkan pemahaman, dapat diidentikkan sebagai media seperti Koran atau Majalah. Dimana ada bagian-bagian penting yang dicari oleh pembacanya, misalnya : Artikel, Gambar, Lokasi, Produk, dsb. Untuk Website personal, kita dapat mengisi website kita dengan artikel apa saja, yang kita sukai. Namun demikian, untuk membangun Website yang menjual, sama halnya dengan ketika kita berbiacara dengan orang lain. Bahwa kita perlu memperhatikan Topik apa yang kita sampaikan, agar menarik bagi orang, dan orang betah dan senang mengikuti tulisan-tulisan yang ada di Web kita, melalui design. Dan kabar baiknya untuk design web adalah, bahwa saat ini, banyak sekali themes (Template Tampilan Halaman Web) yang bisa digunakan, ada banyak themes yang gratis dan juga ada yang Pro atau berbayar.

Website sebagai Media Untuk Jualan, yang biasa kita temukan Website Personal. Website Personal itu dari konten yang dimiliki bisa berupa Website Individual yang membahas topik apa saja, atau suka-suka,  dan bisa juga Website yang sesuai dengan Hobby, dan juga website personal itu lebih berisikan jualan atau dikenal Toko Online. Jadi Website Personal bisa juga digunakan untuk Jualan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat Web :

– Buat pembaca berkesan, dan senang buka artikel kita hingga selesai, sesuai artikel yang dicari. Kesan ini harus dijaga, waktu respon otak manusia untuk kesan pertama ini hanya 50 milidetik. Bagaimana kita dapat menguasai kesan yang ditangkap oleh Otak pembaca web kita. Design web ini memegang peranan penting, yang berhubungan dengan pemilihan struktur, warna, spasi, font, dan tingkat simetrisnya.

Ada 2 hal  desain website yang perlu kita ketahui, yaitu Complexity dan Prototypically. Visual complexity (kempleksitas visual) adalah tingkat kerumitan suatu design. Sementara itu Prototypicality adalah tingkat familiaritas pengguna terhadap design berdasarkan bidang websitenya. Kedua hal ini saling berhubungan . Riset membuktikan, bahwa pengunjung lebih menyukai desain Website yang sederhana dan familiar, sesuai dengan kebutuhan yang dicari.

– Website kita harus menyajikan dan memberikan informasi yang jelas dari halaman pertama. Setelah kita memperhatikan Kesan pertama, maka berikutnya kita memperhatikan, apakah informasi yang kita tampilkan jelas. Kita harus ingat, bahwa masuk ke web kita karena mempunyai tujuan. Tugas kita adalah ,  mampu mengantarkan mereka mencapai tujuannya masuk ke web kita. Cara paling mudah dalam menghadirkan Web yang menjual adalah membuat Web dengan sederhana.

– Hirarki Visual , yaitu susunan content yang diletakkan berurutan. Tampilan Content yang dianggap paling penting tempatkan pada bagian teratas di web anda, agar mudah dilihat oleh pengunjung.

– Konten yang efektif. Untuk mengisi Konten atau artikel tidak perlu dikhawatirkan. Banyak diantara kita sebelum membuat Website, sudah bingung bagaimana dengan mengisi Websitenya. Saat ini, tidak perlu khawatir, bagi yang membutuhkan jasa penulisan Artikel, bahwa banyak jasa yang menawarkan bagi yang membutuhkan Artikel, untuk mengisi Konten Website kita. Biaya murah, dan artikelnya juga bisa kita pastikan original, meski ditulis orang lain. Hal ini bukan sesuatu yang dilarang dalam mengisi konten Website.

Pertanyaannya sekarang bagaimana Web bisa membantu kita sebagai media yang menghasilkan uang ? Setiap kita sering melihat, saat membuka Laman berita, atau pencarian artikel atau informasi yang kita butuhkan, sering kita liat, ada banyak Banner Iklan di sekeliling Tulisan atau artikel yang kita cari, atau di atas halaman Web, dan juga ada di sisi Kiri dan Kanan, setiap halaman Website yang dibuka. Bahkan kita sedang asyik-asyiknya membaca konten web, tiba-tiba muncul iklan, atau saat kita melakukan scroll halaman web, tiba-tiba ada iklan. Inilah yang menjadi sumber Income dalam Website.

Tampilan Iklan ini dikenal Banner, Banner ini ada yang berupa Iklan pemberitahuan atau bersponsor, dan juga ada Banner Jualan langsung, serta juga ada Banner Jualan Afiliasi berupa jualan Produk orang lain, dan kita sipemilik Website mendapatkan komisi atas transaksi yang terjadi.

Hal ini dapat kita contohkan dalam tampilan Web : https://www.hasmaidi.com

Di halaman Web ini, pada bagian atas ( Top ), samping kanan, ada beberapa Banner berupa Widget , yang bila di klik, maka kita akan masuk ke halaman Web yang berisikan Informasi yang dapat membantu Pengunjung mendapatkan informasi Bagaimana cara Belajar Bisnis Online, dapat melihat Suasana belajar dan testimoni-testimoni para membernya. Juga pengunjung mendapatkan informasi, bagaimana caranya membuat web. Kemudian juga ada Halam Informasi, bagaimana cara memiliki Tubuh yang sehat dan langsing.

Banner Iklan bisa saja Posisinya di Atas, Samping Kiri/Kanan atau bahkan ditengah2 teks artikel, serta di bagian bawah. Banner Iklan tersebut dapat berupa iklan produk sendiri, dan juga bisa merupakan produk Affiliasi.

Demikian Pemahaman yang dapat memudahkan bagi pembaca, bahwa Website digunakan sebagai Media untuk Jualan.

 

 

 

 

 

 

Tanam Air Untuk Masa Depan Lingkungan

Tanam Air Untuk Masa Depan Lingkungan

Tanam Air Untuk Masa Depan Lingkungan

Tanam Air Untuk Masa Depan Lingkungan, awalnya judul tulisan ini bagi pembaca  akan sangat membingungkan, karena biasanya kita mendengar menanam Pohon, menanam tanaman. Tanam Air adalah usaha untuk membuat tempat atau saluran  mengembalikan air hujan dari sekitar rumah  ke dalam tanah, agar menjadi air resapan, yang dapat mengalir kembali melalui alur air didalam tanah, sehingga lingkungan tetap seimbang, dimana Air akan selalu mengaliri mata air mata air yang ada. Program Tanam Air ini,  dapat kita ambil contoh sebuah keberhasilan bagaimana mengelola Air hujan menjadi air resapan, yang dialirkan ke dalam sumur resapan, yang dimiliki setiap rumah, dan tanpa genangan, sehinggan  juga tidak menimbulkan masalah baru berkaitan dengan bintik nyamuk. Awalya setiap tahun terjadi penurunan permukaan air galian, dan banyak warga harus menambah kedalaman sumur setiap musim kering, karena air semakin susah.

Tanam Air Untuk Masa Depan Lingkungan,  tulisan ini terinpsirasi saat menonton program TVRI, Indonesia Membangun, Minggu, 11 Maret 2018, Keberhasilan Desa Patemon, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Desa Patemon, awalnya merupakan desa dengan krisis Air, sekitar tahun 2012 – 2013. Dimana terjadinya kekeringan parah, air sehari-hari sulit,  apalagi air untuk ternak, setiap hari, warga menunggu air bantuan Pemerintah, yang juga tidak mencukupi.

Tanam Air Untuk Masa Depan Lingkungan

Pada Awalnya program Tanam Air, menjadi hal yang tidak mudah diterima oleh masyarakat, dan menganggap sesuatu perkerjaan yang sia-sia, namun akhirnya, semua warga dapat memahami, manfaat dari Tanam Air ini. Keberhasilan dari Desa Patemon ini bermula dari Usaha yang dilakukan oleh Bp Joko Waluyo, mantan Kepala Desa Bersama warganya, untuk melakukan gerakan bagaimana melestarikan Air, dengan cara mengembalikan  Air ke Tanah, karena Air makin sulit, sumur mulai dangkal, mata air – mata air di desa mulai mengecil dan bahkan ada yang mengering.

Tanam Air, adalah membuat resapan air, dengan cara mengalirkan air hujan dari sekitar rumah, menuju sumur resapan yang dibuat dengan ukuran 2 x 2 x 2 meter, atau setara dengan daya tamping 8 m3, air hujan, pada saat musim hujan. Resapan air ini bisa saja dalam bentuk Biopori seperti yang sudah sering kita dengan, namun volume air yang kita kembalikan ke tanah jauh lebih besar dengan tanam Air menggunakan Sumur Resapan ini, intinya adalah bagaimana kita dapat menampung air hujan tersebut, agar tidak langsung kembali ke selokan, atau ke daerah lain, tanpa ada penyerapan oleh bumi terlebih dulu.

Air Tanam ini diyakini, kembali ke dalam tanah, dan mengikuti alur air yang ada di dalam perut bumi, dan hal yang menarik, awalnya Desa Patemon yang tiap tahun mengalami masa kekeringan, dengan adanya Tanam Air, diawali dengan rumput tumbuh subur, Pohon Rambutan, durian, dan mangga tumbuh subur saat  kemarau, menurut Tokoh setempat. Dan 3 – 4 tahun berlalu, saat ini Desa Patemon sudah tidak lagi masuk daerah yang kekurangan air.

Pembuatan Air Tanam di setiap rumah membutuhkan kesadaran warga, yang dimulai dengan sosialisasi yang terus menerus dan berkesinambungan dan kampanye dari satu keluarga ke keluarga lainnya, dan Pemerintah Desa maupun Cendekiawan di desa nya untuk juga berusaha  mencari kesempatan dan peluang agar program ini dapat disosialisasikan dari dan dengan  bantuan pihak Pemda maupun Pihak Swasta yang mau dan memang punya perhatian terhadap lingkungan, namun demikian Program Tanam Air akan berhasil, jika dimulai terlebih dahulu oleh masing2 warganya secara sadar, dan gotong royong.

Tanam Air untuk masa depan Lingkungan, akan memberikan masa depan yang menjanjikan bagi penduduk Desa, karena kehidupan bermula dari Air. Bila daerah tersebut berada di Kemiringan, seperti Desa di Salatiga ini, maka Air Hujan yang menjadi Air Resapan ini, akan mengalir dalam perut bumi dari daerah yang lebih tinggi ke daerah dibawahnya, oleh karena itu Program Tanam Air, sebaiknya menjadi program Desa, dan dimulai dari daerah yang lebih tinggi hingga daerah dibawahnya. Peran Desa dan Perangkatnya  sangat diperlukan, dengan memasukkannya dalam Program Desa, dengan didukung dikeluarkannya PERDES yang mengatur Tata kelola Air di Desa dalam Jangka Panjang.

 

Tanam Air Untuk Masa Depan Lingkungan ini, membutuhkan tenaga dan tentu biaya, sementara kemampuan warga Desa, tidaklah sama, untuk dibutuhkan semangat kegotong royongan, dan peran pihak2 Swasta yang memang mempunyai kepedulian terhadap Lingkungan, melalui program Corporat Social Responsibility (CSR) yang dimilikinya. Dan juga bisa menggandeng Perguruan Tinggi untuk menjadikan ini program utamanya dalam melakukan Kegiatan perkuliahan KKN (Kuliah Kerja Nyata), yang dimulai dari Kampanye pentingnya Program Tanam Air, Kampanye Manfaat dan tumbuhnya kesadaran  warga akan pentingnya Tanam air untuk mengembalikan air ke tanah, dan tindakan nyata menggalang semangat Gotong Royong untuk suksesnya Program Tanam Air

Setiap Sumur Resapan, membutuhkan ukuran lebih kurang 2 x 2 x 2 meter, yang akan menjadi penampungan aira Hujan dari rumah warga pada saat musim hujan. Air Hujan yang turun dialiri ke dalam sumur Reasapan yang sudah dibuat, dan mampu menampung air 8 kubik untuk setiap sumur resapan tanam Air ini. Air hujan biasanya melimpah, dan terus mengalir ke saluran air atau Got, dan mengalir langsung ke Bandar, Batang Air atau sungai kecil, atau langsung ke sungai besar, tanpa ada yang kembali mengisi berkurangnya air tanah yang dimiliki masing2 warga karena rutinitas pemakaian, dengan kata lain sedikit sekali air hujan yang dapat dimanfaatkan kembali untuk menjadi cadangan air warga, sehingga sering kita mendengar warga kekurangan air meski sudah ada musim hujan, karena air hujan tersebut tidak sempat mengisi cadangan air yang berasal dari resapan air Hujan. Apalagi dampak dari pembangunan yang mengurangi permukaaan tanah yang dapat menyerap air Hujan ini, seperti pengecoran jalan dan halaman rumah atau sekolahan, dan perkantoran, dengan Semen Cor.

Tanam Air Untuk Masa Depan Lingkungan adalah Program yang berhasil nyata untuk itu Program ini perlu kita Copy Paste kan untuk daerh2 kita yang memang sudah mengalami apa yang sudah dialami oleh Desa Patemon , kabupaten Salatiga, Jawa tengah,  jauh sebelum 3 – 4 tahun yang lalu.

baca juga : https://hasmaidi.com/komunitas-bisnisonline

SNMPTN 2018 dimulai Sabtu 13 Januari 2018.

SNMPTN 2018 dimulai Sabtu 13 Januari 2018.

SNMPTN 2018 dimulai Sabtu 13 Januari 2018. Sesuai Siaran Pers Kemenristekdikti,12 Januari 2018, kegiatan SNMPTN 2018 dimulai Sabtu 13 Januari 2018.Kegiatan ini merupakan kegiatan Seleksi Tahunan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri , berdasarkan amanat Undang2 no 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, serta Peraturan Pemerintah Nomor 4 tahun 2014., tentang Penyelenggaran Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, Peraturan Meteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri.

Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan , jalur penerimaan mahasiswa baru untuk Perguruan Tinggi, dilakukan melalui Selekesi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan seleksi Mandiri.

Jalur SNMPTN  yaitu seleksi berdasarkan hasil penelusuran prestasi dan portofolio akademik siswa yang bersumber dari Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).Adapun Jumlah Alokasi  Daya Tampung tiap PTN dari SNMPTN tahun 2018 adalah paling sedikit 30 %.

Untuk Pelaksanaan seleksi melalui  SNMPTN dilakukan melalui penelusuran Prestasi  dan profolio Akademik dengan persyaratan Sekolah untuk SMA/SMK/MA , dapat mendaftarkan siswanya  sebagai berikut  :

  • Akreditasi A, 50 % terbaik di sekolahnya.
  • Akreditasi B, 30 % terbaik di sekolahnya
  • Akreditasi C, 10 % terbaik di sekolahnya
  • Akreditasi lainnya , 5 % terbaik di sekolahnnya.

Kemenristekdikti menegaskan . guna menjamin kelancaran dan kemudahan dalam pelaksanaa SNMPTN , SBMPTN tahun 2018, Panitia telah bekerjasama dengan PT Telkom, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN dan LPP TVRI.

Panitia lebih lanjut menyampaikan, bahwa Panitia telah mendapatkan fasilitas bahwa Sekolah dan siswa yang berasal dari daerah-daerah, dengan keterbatasan akses, dapat menggunakan jasa anjungan Plasa Telkom setempat untuk membantu proses Pendaftaran secara online. Diharapkan semua sekolah sudah dapat segera mulai besok 13 Januari 2018  untuk dapat memulai proses SNMPTN  2018 untuk sekolah masing-masing.

Kepada Masyarakat khususnya para calon yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat memanfaatkan layanan informasi resmi melalui laman SNMPTN di Http://www.snmptn.ac.id dan http://halo.snmptn.ac.id serta call-center 0804-1-450-450.

Lebih lanjut disampaikan Kerangka waktu pelaksanaan SNMPTN 2018, diatur sebagia berikut :

No.   KEGIATAN             WAKTU

  1. Pengisian dan Verifikasi PDSS 13 Januari – 10 Februari 2018
  2. Pendaftaran  21 Februari – 06 Maret 2018
  3. Pengumuman Hasil Seleksi 17 April 2018
  4. Pendaftaran ulang peserta yang lulus dari PTN masing-masing  8 Mei 2018, (Bersamaan dengan Ujian Tertulis  SBMPTN)

 

Call Now Button
error: Content is protected !!