Angin duduk ,angina pektoris, PJK penyebab dan Gejalanya :info sehat mysmartdetox

Angin duduk ,angina pektoris, PJK penyebab dan Gejalanya :info sehat mysmartdetox

Foto Angina by Dictio
Foto Angina by Dictio

Angin duduk ,angina pektoris, PJK penyebab dan Gejalanya merupakan gangguan akibat penyempitan pembuluh darah dan penyakit yang sering terjadi di masyarakat. Mengingat seringnya gejala dan penyakit yang dianggap sebagai angin duduk ini mengakibatkan dianggap sebagai penyakit yang biasa. Sementara pada kondisi angina tertentu atau yang lebih parah, bila tidak ditangani dengan segera dan tepat, bisa berakibat fatal.

Angin duduk ,angina pektoris, PJK penyebab dan Gejalanya, merupakan salah satu jenis penyakit Jantung. Angina pektoris merupakan rasa nyeri pada dada yang terjadi ketika aliran darah dan Oksigen menuju otot jantung terganggu atau tersendat. Di masyarakat dikenal angin duduk.
Ada 2 jenis Angina yaitu angina stabil dan angina tidak stabil. Pada Angina stabil, nyeri dadanya biasanya akan mereda atau membaik dalam waktu 5 menit setelah penderita istirahat atau mengonsumsi obat. Angina stabil ini biasanya dipicu akibat olahraga berat, stres, masalah pada pencernaan, bisa juga kondisi medis lainnya yang membuat kerja otot jantung bekerja lebih keras. Angina Stabil meski tidak berbahaya , tapi berpotensi mengakibatkan serangan jantung jika tidak ditangani segera dengan tepat.
Sementara Angina tidak stabil ialah nyeri dada yang oleh penderita dirasakan tanpa penyebab mula yang jelas dan sering tidak kunjung sembuh meski sudah istirahat atau konsumsi obat. Rasa Nyerinya lebih lama jika dibandingkan dengan angina stabil. Waktunya berkisar 30 menit. Hal ini kondisi darurat dan membutuhkan penanganan medis segera .

Gambar case Jantung Koroner Sumber Kompasiana
Gambar case Jantung Koroner Sumber Kompasiana

Angin duduk ,angina pektoris, PJK penyebab dan Gejalanya, bila kita lihat penyebabnya adalah karena adanya penyempitan dan menimbulkan sumbatan pada pembuluh darah arteri koroner dan dikenal juga aterosklerosis. Hal ini mengakibatkan otot jantung bekerja lebih keras, terutama pada saat melakukan aktivitas berat, yang akhirnya bisa menimbulkan gejala angina pektoris. Kondisi Angina Pektoris pada keadaan lebih parah dikenal juga Penyakit Jantung Koroner.(PJK)
Angin duduk ,angina pektoris, PJK penyebab dan Gejalanya, yang dirasakan yakni dada terasa sesak atau rasa sakit tajam seperti kram otot pada dada sebelah kiri, sesak napas, dan mungkin akan merasa sangat lelah. Biasanya terjadi setelah aktivitas fisik yang membuat jantung bekerja lebih keras. Maka Marilah kita kenali Jantung kita. Bahwa jantung kita adalah Organ Utama sebagai Genset tubuh kita. Jantung merupakan Organ Utama tubuh kita. Jantung berfungsi mengedarkan darah yang berisi Oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Oleh karenanya peredaran darah yang berisi oksigen dan nutrisi harus lancar sehingga organ lainnya dapat dialiri oleh darah sehingga dapat bekerja dengan baik.

Jantung merupakan pusat semua aktivitas peredaran darah. Pembuluh darah menjadi saluran yang mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Dengan menggunakan Listrik jantung , memompakan darah melalui kontraksi ritmis ke seluruh tubuh.
Jantung manusia memiliki empat ruang. Organ Jantung terletak di Rongga dada tepatnya dibawah paru-paru kiri. dan dilindungi oleh tulang dada (tulang rusuk) dan tulang rusuk.
Besar ukuran Organ Jantung adalah sebesar kepalan tangan orang dewasa. Atau lebih kurang panjang 12 cm, lebar 8 cm, dan tebal 6 cm serta beratnya lebih kurang 300 gram.

Dalam waktu tertentu arteri koroner berpotensi ditempati oleh plak seperti kolesterol, lemak, Calsium yang mengendap. Hal ini bisa menimbulkan dimana pembuluh darah menyempit dan akhirnya tersumbat.
Oleh karena kita mengenali juga apa saja faktor resiko dan Gejala-gejalanya.

Angin duduk ,angina pektoris, PJK penyebab dan Gejalanya serta resiko Angina Pektoris atau angin duduk akan semakin besar dengan bertambahnya usia. Serta yang beresiko akibat memiliki keturunan kelainan jantung. Dapat juga angina pektoris pada kondisi medis seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan penderita diabetes. Hal ini bisa juga disebabkan oleh karena life style atau gaya hidup yang dapat meningkatkan resiko untuk terjadinya penyempitan pembuluh darah  yang pada akhirnya menyumbat pembuluh darah.

Life style misal Merokok, alkoholic, konsumsi makanan yang berlemak, Junk Food, kurang olah raga, kegemukan atau obesitas, dan faktor stres. Jika mengalami Angin duduk ,angina pektoris, hal yang sama sangat dianjurkan segera konsultasikan dengan Dokter. Disamping melakukan kontrol kesehatan berkala terutama bagi yang mempunyai faktor resiko salah satu atau beberapa Faktor resiko diatas.

Angina Pektoris tidak mudah untuk didiagnosa. Hal ini karena ada beberapa penyakit yang mempunyai gejala yang hampir sama, misal Gejala Asam Lambung.
Ada beberapa test yang biasa dilakukan oleh Dokter untuk mengenalinya disamping mengenali riwayat kesehatan pasien dan keluarganya, antara lain :
1. Elektrokardiogram (EKG). Test untuk memeriksa aliran listrik jantung juga memantau apakah terdapat interupsi pada irama jantung.
2. Tes toleransi Olahraga (ETT), untuk memantau tolerasi jantung saat melakukan olah raga ringan hingga berat. Biasa dilakukan menggunakan mesin treadmill atau sepeda statis. Test ini bisa dilakukan sebagai pencegahan. dan biasa digunakan pada saat Medical Check up.
3. Foto Rontgen dan CT Scan. Pemindaian ini dilakukan untuk kondisi Otot jantung, Pembuluh darah dan ukuran Jantung, dan Paru-paru.
4. Angiogram Koroner, untuk memeriksa kondisi arteri jantung dengan menyuntikkan zat pewarna (bahan kontras) khusus dan dipantau dengan memasukkan selang tipis dan lentur (kateter) melalui pembuluh darah besar di paha atau lengan menuju ruang jantung. Dokter biasanya merekomendasikan tes ini jika diagnosa angina belum ditemukan atau pasien mengalami angina tidak stabil.

Serangan Jantung 2
Foto Serangan Jantung

Jika Anda mengalami atau memiliki gejala-gejala Angin duduk ,angina pektoris, seperti yang dijelaskan diatas , maka segeralah untuk memeriksakan kesehatan secara berkala ke dokter atau Rumah sakit terdekat. Jangan terlambat, karena bisa berakibat fatal sampai dengan kematian mendadak.

Baca juga : Mengenali Asam urat tinggi mekaanisme terbentuk dan solusinya

 

 

Call Now Button
error: Content is protected !!